Kamis, 15 Oktober 2015

obat gejala stres


ZIKIR, OBAT GEJALA STRES

Dalam kehidupan ini, tidak ada seorang pun bisa terlepas dari persoalan hidup. Masalah akan selalu ada. Hilang satu, akan muncul persoalan baru. Persoalan-persoalan tersebutlah yang setiap kali menimbulkan stres dalam diri seseorang. Temuan WHO (Badan Kesehatan Dunia) menunjukkan, penderita stres umumnya dialami oleh para pegawai atau pekerja. Ia mengindikasikan bahwa gejala stres diawali dari rasa ketidaknyamanan diri. Entah itu perasaan was-was, curiga, atau juga ketakutan.
Harus diakui, berbagai dinamika persoalan akan selalu muncul kapan saja. Namun, itu tidak berarti bahwa ketika seseorangmengalami tekanan jiwa menjadikannya pesimis dan frustasi, apalagi bunuh diri. Karena bagaimanapun, stres merupakan gejala yang bisa disembuhkan. seperti sabda rasulullah, segala penyakit tentu ada obatnya. Jika Allah menciptakan sesuatu penyakit, maka Dia-pun tentu menciptakan obatnya.
STRES POSITIF DAN NEGATIF
Dalam ilmu kedokteran , stres merupakan perasaan tertekan yang dapat membuat orang mudah tersinggung, marah, kosentrasi mudah hilang, suka termenung, hidup tidak bergairah, dan putus asa. Umumnya, penderita stres disebabkan karena kurang siap dalam menghadapi masalah. Ketidak siapan itu bisa dimunculkan dari diri sendiri maupun dari lingkungan sekitar.
Jika menghadapi gejala stres seperti ini, menurut imam Ghazali, kuncinya adalah dengan memperbanyak zikir kepada Allah. Orang tidak cukup hanya dengan menjalankan sholat yang wajib, tapi juga sholat-sholat sunah lainnya. Perbanyak berpuasa sunah dan rajin melakukan sholat malam (tahajud). Disamping itu usai sholat juga harus disempatkan membaca banyak kalimat tahlil (dua kalimat syahadat), istighfar, tasbih, takbir, tahmid, do’a, baca Al-Qur’an , dan lainnya.
Disamping itu, setiap anugerah yang diberikan Allah hendaknya selalu disyukuri. Sedikit atau banyak bukanlah standar kebahagiaan hakiki untuk hidup didunia. Sikap setres, adalah bentuk kufur nikmat. Maka, ketika seseorang mengalami gejala setres, dia harus cepat-cepat mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Dengan memperbanyak zikir dimalam hari, ketenangan hati dan pikiran akan tercipta. Jika berkonsentrasi dialam bebas – menurut sebagian pencinta alam – bisa menenangkan masalah, maka berzikir ditenggah kesunyian malam justru dapat meringankan hati yang gundah dan pikiran yang kalut. Kembalikan semua persoalan kepada Allah, karena apa yang diberikan-Nya adalah yang terbaik untuk hamba – Nya.
Zikir yang dianjurkan dalam Al-Qur’an bertujuan untuk menyeimbangkan kebutuhan jasmani dan rohani pada diri manusia. Kedua bagian ini sama-sama penting untuk diperhatikan. Manusia tidak hanya memenuhi kebutuhan jasmani, sementara yang rohani diabaikan. Tidak juga sebaliknya manusia hanya berkutat pada persoalan rohani dan menyampingkan persoalan untuk jasmani. Keduanya tetap memiliki keseimbangan. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar