ZIKIR, OBAT GEJALA STRES
Dalam
kehidupan ini, tidak ada seorang pun bisa terlepas dari persoalan hidup.
Masalah akan selalu ada. Hilang satu, akan muncul persoalan baru.
Persoalan-persoalan tersebutlah yang setiap kali menimbulkan stres dalam diri seseorang.
Temuan WHO (Badan Kesehatan Dunia) menunjukkan, penderita stres umumnya dialami
oleh para pegawai atau pekerja. Ia mengindikasikan bahwa gejala stres diawali
dari rasa ketidaknyamanan diri. Entah itu perasaan was-was, curiga, atau juga
ketakutan.
Harus
diakui, berbagai dinamika persoalan akan selalu muncul kapan saja. Namun, itu
tidak berarti bahwa ketika seseorangmengalami tekanan jiwa menjadikannya
pesimis dan frustasi, apalagi bunuh diri. Karena bagaimanapun, stres merupakan
gejala yang bisa disembuhkan. seperti sabda rasulullah, segala penyakit tentu
ada obatnya. Jika Allah menciptakan sesuatu penyakit, maka Dia-pun tentu
menciptakan obatnya.
STRES
POSITIF DAN NEGATIF
Dalam ilmu kedokteran , stres merupakan
perasaan tertekan yang dapat membuat orang mudah tersinggung, marah, kosentrasi
mudah hilang, suka termenung, hidup tidak bergairah, dan putus asa. Umumnya,
penderita stres disebabkan karena kurang siap dalam menghadapi masalah. Ketidak
siapan itu bisa dimunculkan dari diri sendiri maupun dari lingkungan sekitar.
Jika menghadapi gejala stres seperti
ini, menurut imam Ghazali, kuncinya adalah dengan memperbanyak zikir kepada
Allah. Orang tidak cukup hanya dengan menjalankan sholat yang wajib, tapi juga
sholat-sholat sunah lainnya. Perbanyak berpuasa sunah dan rajin melakukan
sholat malam (tahajud). Disamping itu usai sholat juga harus disempatkan
membaca banyak kalimat tahlil (dua kalimat syahadat), istighfar, tasbih,
takbir, tahmid, do’a, baca Al-Qur’an , dan lainnya.
Disamping itu, setiap anugerah yang
diberikan Allah hendaknya selalu disyukuri. Sedikit atau banyak bukanlah standar
kebahagiaan hakiki untuk hidup didunia. Sikap setres, adalah bentuk kufur
nikmat. Maka, ketika seseorang mengalami gejala setres, dia harus cepat-cepat
mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Dengan memperbanyak zikir dimalam hari,
ketenangan hati dan pikiran akan tercipta. Jika berkonsentrasi dialam bebas –
menurut sebagian pencinta alam – bisa menenangkan masalah, maka berzikir
ditenggah kesunyian malam justru dapat meringankan hati yang gundah dan pikiran
yang kalut. Kembalikan semua persoalan kepada Allah, karena apa yang
diberikan-Nya adalah yang terbaik untuk hamba – Nya.
Zikir yang dianjurkan dalam Al-Qur’an
bertujuan untuk menyeimbangkan kebutuhan jasmani dan rohani pada diri manusia.
Kedua bagian ini sama-sama penting untuk diperhatikan. Manusia tidak hanya
memenuhi kebutuhan jasmani, sementara yang rohani diabaikan. Tidak juga
sebaliknya manusia hanya berkutat pada persoalan rohani dan menyampingkan
persoalan untuk jasmani. Keduanya tetap memiliki keseimbangan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar